Kekuatan Kata – Kata

Suatu ketika ada Oom saya menulis tentang Fatin, sang juara kompetisi X-Factor Indonesia. Waktu itu Fatin masih belum juara, dia menyanyikan lagu berjudul “It Will Rain” yang dipopulerkan oleh Bruno Mars. Oom saya menyayangkan kenapa Fatin mau menyanyikan lagu dengan lirik yang cukup menentang aqidahnya sebagai seorang muslimah. Perhatikan lirik ini :

If you ever leave me, baby,Leave some morphine at my door

Cause it would take a whole lot of medication

To realize what we used to have,We don’t have it anymore.
There’s no religion that could save me

No matter how long my knees are on the floor, oh

So keep in mind all the sacrifices I’m making

To keep you by my side

And keep you from walking out the door.

Saat itu saya berujar, “Kasian Fatin, lingkungannya membuat dia berpikir bahwa lyrics don’t matter while they do.”

Well, lyrics do matter. Kata, bukanlah hal sepele.

Kata yang tertulis di dalam Al-Qur’an lah yang dijadikan petunjuk hidup umat Islam hingga akhir jaman.

Kata, yang mencairkan hati Sayyidina Umar bin Khattab dan membuatnya masuk islam, setelah mendengarnya dibacakan oleh sang adik.

Kata, yang membuat Ibnu Taimiyyah dipenjara oleh pemerintah, namun kata pula yang membuat beliau tetap merasa bebas karena masih bisa menuliskannya dengan arang.

Kata, yang membuat Ibnu Taimiyyah merasa betul-betul dipenjara karena beliau tidak diijinkan lagi untuk menuangkannya ke dalam tulisan-tulisan brilian.

Terlintas dalam ingatan saya satu episode di masa lalu, saat saya masih duduk di bangku sekolah menengah. Seorang teman menyanyikan lagu berjudul “God is a girl” yang sedang popular di tahun 2004. Seketika itu saya memotong nyanyiannya dan berkata “ Kog kamu nyanyi tu sih? God is a girl, itu syirik!”

Dan tanpa banyak bicara,teman saya meneruskan nyanyiannya dengan lirik yang sudah di edit menjadi “ God is Allah, wherever you are. Do you believe it?”

Kata, yang membuat Bung Karno memenjarakan grup music Koes Plus dengan alasan lirik lagu mereka terlalu “menye-menye”, karena beliau tengah berkonsentrasi untuk membangun kepribadian bangsa yang kuat.

Begitu hebatnya kekuatan dari kata-kata, meskipun itu “hanya” ada dalam sebuah lirik lagu.

3 pemikiran pada “Kekuatan Kata – Kata

  1. memang sudah sepantasnya kita harus berhati2 dalam mengucapkan kata2. Seperti pepatah yg mengatakan “mulutmu harimaumu” dari situ kita bisa pahami betapa pentingnya menjaga ucapan kita dan kata2 yang kita keluarkan. Setuju bgt klo kita melihat betapa indahnya pemimpin dan scholars Islam dalam berkata2 dan penting buat kita menjadikan contoh. Ditunggu ya habiba tulisan2 yang menarik dan yg pasti menambah wawasan buat semua pembacanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s